Header Ads

IMM Akhirnya Berdiri Secara Otonomi di Brebes


BREBESKITA.COM, ORGANISASI - Aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiah  (IMM) yang berada di luar daerah bersyukur karena akhirnya IMM Kabupaten Brebes berdiri. Mengawali pendiriannya dilakukan Darul Arqam Dasar (DAD), yaitu sebuah jenjang kaderisasi di IMM.

DAD diadakan pada Sabtu-Ahad, 18-19 Februari 2017 itu diikuti oleh 10 peserta yang berasal dari 3 perguruan tinggi yaitu STMIK Muhammadiyah Paguyangan, Universitas Peradaban dan Universitas Panca Sakti Tegal. DAD ini diinstrukturi oleh Korps Instruktur Pimpinan Cabang (PC) IMM Banyumas.

“Kalian adalah pelopor, pelangsung, penyempurna langkah dakwah kami yang ada di Muhammadiyah. Kalian juga adalah kader-kader pilihan karena kalian berkesempatan bisa belajar di pendidikan tinggi. Saya percaya dan yakin kepada kalian.” ungkap Misbakhul Anam, SPd selaku Ketua Umum PRM Winduaji saat pembukaan DAD.

Misbakhul yang juga alumni IMM berpesan kepada peserta dan panitia DAD serta kader IMM yang hadir saat itu, sebagai kader IMM harus memaksimalkan kesempatan berproses di IMM karena dengan ber-IMM banyak kesempatan untuk mengamalkan nilai-nilai kereligiusan, keintelektualitasan dan kehumanitasan.

Melalui musyawarah kader IMM asal Brebes yang turut hadir di DAD tersebut berhasil mendirikan IMM tepatnya Pimpinan Komisariat (PK) IMM Ahmad Dahlan yang berkedudukan di STMIK Muhammadiyah Paguyangan dan terpilih Immawati Dzihimatul Aliyah sebagai Ketua Umum.

Diharapkan PK IMM Ahmad Dahlan bisa menjadi wasilah mahasiswa di Brebes khususnya mahasiswa STMIK dan di perguruan tinggi sekitarnya untuk berdakwah amar ma’ruf nahi munkar. IMM di STMIK ini juga diharapkan bisa menjadi embrio PC IMM Brebes, sehingga menjadi jalan dakwah amar ma’ruf nahi munkar oleh mahasiswa di wilayah Kabupaten Brebes, senada yang disampaikan ketua pelaksana DAD IMM Brebes 2017 Immawan Viqi Nursekha. (RLS/KNT)
Diberdayakan oleh Blogger.