Header Ads

Bahas Saksi Pemilu 2019, Internal PDIP Brebes Ribut


BREBESKITA.COM, POLITIK - Jelang pelaksanaan Pemilu 2019, konflik terjadi di tubuh internal Partai Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Konflik ini bermula saat Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Cahrudin mengumpulkan para saksi dan pengurus ranting untuk membahas seputar persiapan saksi Pemilu 2019.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Indra Kusuman merasa dilangkahi karena rapat yang dipelopori Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Cahrudin tidak melibatkan dirinya. Masa pendukung Indra pun lokasi rapat persiapan rekruitmen saksi pemilu di Hotel Grand Dian Brebes, Sabtu (29/12/2018).

Mendengar adanya konflik internal, DPD PDI Perjuangan Propinsi Jawa Tengah langsung mengutus sejumlah pengurus untuk mengatasi hal tersebut. Mereka mendatangi kantor kandang banteng Brebes  di Jalan Taman Siswa Saditan Brebes, Minggu petang (30/12/2018).

Seperti dilansir, BrebesNews, kedatangan fungsionaris DPD PDIP Jateng tersebut, bermaksud melakukan investigasi dan klarifikasi ihwal kejadian di internal partai berlambang banteng moncong putih di Kabupaten Brebes. Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, Joko Purnomo menjelaskan, tim yang dia bawa ditugaskan oleh kelembagaan partai untuk hadir ke DPC PDIP Brebes dalam kaitannya dengan konflik tersebut.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes Indra Kusuma yang tak lain adalah mantan Bupati Brebes,  usai pertemuan dengan pihak DPD PDIP Jateng, menyatakan siap dan berkomitmen untuk menjaga kondusifitas PDIP di Kabupaten Brebes.

Sekadar diketahui, karir politik Indra Kusuma cukup lama, ia pernah menjabat Bupati Brebes sebelum akhirnya diberhentikan karena terlibat kasus korupsi. Uniknya, saat dipenjara, Indra masih memegang kendali DPC PDI Perjuangan Brebes sampai ia bebas dan hingga saat ini. (DBS/KNT)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.